Peneliti Indonesia

Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh

Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.

M akanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang. Bahan makanan tersebut idealnya mengandung 6 macam zat makanan, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. kekurangan atau kelebihan salah satu dari zat makanan di atas jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan pada tubuh, misalnya malanutrisi dan obesitas.

Karbohidrat
Karbohidrat merupakan zat makanan sumber penghasil energi yang sangat diperlukan tubuh, Selain sumber energi, karbohidrat berfungsi sebagai bahan pembentuk protein dan lemak dan berperan untuk menjaga keseimbangan asam dan basa. Setiap satu garam karbohidrat dapat menghasilkan energi sebesar 4,1 kalori.

Protein
Setiap sel hidup tersusun dari protein. Protein merupakan bagian penting dalam plasma sel. Selain sebagi komponen pokok, protein juga tersedia sebagai cadangan makanan (misalnya pada biji-bijian). Sementara pada hewan dan manusia, protein tidak dapat disimpan sebagai cadangan makanan.

Protein dan senyawa mengandung Nitrogen (N) akan diekskresikan melalui ginjal. Fungsi utama protein dalam tubuh adalah sebagai zat pembangun, pembentuk sel (pada reproduksi, perbaikan sel dan tumbuhan), pembentukan senyawa lain (lemak, antibodi, karbohidrat, enzim dan hormon), menjaga keseimbangan asam dan basa, seta mempertahankan viskositas (kekentalan) darah.

Lemak
Lemak merupakan sumber energi yang menghasilkan kalori paling besar bagi tubuh dibandingkan karbohidrat dan protein. Satu gram  lemak dapat menghasilkan energi sebesar 9,3 kalori. Fungsi lemak sebagi sumber energi adalah sebagi pelarut vitamin A, D, E, dan K.

Lemak dapat dibedakan atas tiga kelompok, yaitu:
1) lemak sederhana (lemak dan minyak),
2) lemak campuran (fosfolipid dan lipoprotein),
3) lemak murni (asam lemak dan sterol).
Selain itu, lemak juga dapat dibedakan berdasarkan tingkat kejenuhannya, yaitu asma lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.

Vitamin Dan mineral
Vitamin dan mineral juga dapat ditemukan pada berbagai jenis makanan. KUmudian zat tersebut dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah kecil, tetapi keberadaannya mutlak diperlukan. Pada keempat vitamin (A, D, E, dan K) tersebut, semua tergolong vitamin yang larut dalam air. Vitamin adalah bukan sumber energi, tetapi vitamin memiliki fungsi sebagai regulator (pengatur). Buah dan sayuran segar merupakan sumber vitamin yang baik.

Beberapa mineral yang berwujud garam atau unsur merupakan komponen vital bagi tubuh. Mineral untuk pembentukan, hormon, tulang, gigi, dan darah. Mineral sendiri terbagi atas makronutrien dan mikronutrein.

Air
Air Selain kelima zat makanan yang telah diuraikan sebelumnya, air juga memiliki peranan yang penting. Fungsi utama air diantaranya adalah mengangkut nutrien ke dalam jaringan, mengangkut sisa-sisa metabolisme yang tidak terpakai dari jaringan keluar tubuh, dan sebagai medium berbagai reaksi kimia dalam tubuh.
Air dikeluarkan dari dalam tubuh pada waktu pernapasan, berkeringat, maupun melalui urine dan feses (ginjal). Air masuk ke dalam tubuh antara lain melalui air minum, makanan, buah, sayur dan daging.

ZAT TAMBAHAN PADA MAKANAN       
Penambahan bahan-bahan kimia tertentu dalam industri makanan sudah menjadi suatu hal yang umum. Bahan kimia tambahan tersebut disebut zat aditif. Penambahan zat aditif ke
dalam makanan memiliki tujuan tertentu, di antaranya sebagai zat pengawet, zat pewarna, zat pemanis, zat pengharum, dan zat penyedap.

Zat Pengharum
Zat pengharum berasal dari ester yang dapat memberi aroma buah-buahan, misalnya mil asetat (pisang), oktil asetat (jeruk), amil valerat (apel), Metil salisilat (minyak gandapura) dan Etil butirat (Nenas).

Zat penyedap
Zat penyedap yang umum digunakan adalah MSG (Monosodium glutamate) atau natriu glutamate yang lebih popular dengan nama vetsin

Zat pemanis
Jenis zat pemanis sintetik yang umum digunakan dalam makanan, inuman, dan obat-obatan adalah sakarin, dulsin, dan natrium siklamat.

Zat pengawet
Zat ini berfungsi untuk memperlambat oksidasi yang dapat merusak makanan. Zat pengawet yang umumnya digunakan dalam makanan kaleng adalah natrium benzoatm, Butil hidroksi toluene (BHT) dan butyl hidrtoksi amisol

Zat pewarna
Jenis zat pewarna yang sering digunakan adalah zat kimia turunan aniline, misalnya indigo karmin (biru), tatrazin (kuning), dan benzyl violet (ungu).
Sebenarnya zat pengharum, pewarna,dan penyedap dapat diperoleh dari bahan alami. bahan alami dapat kita peroleh dengan mudah , murah dan tidak beresiko , sebagai contoh, zat pewarna alami misalnya warna hijau, diperoleh dari daun suji atau pandan, warna kuning dari kunyit atau wortel, warna merah dari bit atau saga. Zat pengharum dapat kita peroleh secara alami dari buah-buahan. Sementara zat penyedap secara alami dapat kita peroleh dari rempah-rempah asli Indonesia yang berlimpah. Penggunaan zat aditif dari bahan alam dianggap memiliki resiko yang lebih kecil dan tidak membahayakan kesehatan, jika digunakan dengan tepat.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Haikal
PENGOREKSI BAHASA : Nayla
DESAIN GAMBAR : latifah

 

 

 

 

 

 

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (24,404)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (21,286)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (15,258)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (11,124)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (9,452)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.