Peneliti Indonesia

Warga Jakarta Pecinta Daging Sapi, Mengalahkan Sulawesi Barat

Dua bulan sebelumnya, ketika Presiden Joko Widodo akan bertandang ke Negeri Kanguru, anak-anak Australia di Indonesia mengusulkan kepada Jokowi untuk makan pai kanguru.

P emerintah Provinsi Bali, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, sedang menyiapkan rancangan peraturan daerah khusus tentang pengelolaan sapi bali.

Selain untuk menjaga populasi juga untuk mencegah penyelundupan sapi ke luar Bali.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, kemarin mengatakan, “Permintaan daging sapi di luar Bali sangat tinggi, dan Bali bisa memenuhi kebutuhan tersebut.” 

Kalau sebagai pengonsumsi daging sapi Bali termasuk terendah dari semua provinsi di Indonesia. Rata-ratanya sekitar 2,7 kilogram per orang per minggu.

Konsumsi Bali itu, menurut Survei Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2016, oleh Badan Pusat Statistik, hampir seperdelapannya DKI Jakarta. Rerata konsumsi di Ibu Kota 21,4 kilogram.

Sapi Bali merupakan satu dari empat jenis sapi di dunia yang dapat menghasilkan morbling, yaitu dagingnya mengandung butiran lemak berkualitas tinggi.

Ketiga sapi lainnya adalah sapi kobe, sapi wagyu, dan sapi frisian holstein. Daging sapi bali, kata Pastika memiliki prospek berdaya saing tinggi di pasar dunia.

Pedagang Daging Sapi di Pasar Tradisional

 

Mantan Kapolda Bali ini juga menyayangkan masih banyak hotel dan restoran di Bali yang mengimpor daging setara wagyu karena menganggap daging sapi bali masih kurang berkualitas.

Raperda tentang Pengelolaan Sapi Bali ini ke depannya mengatur jaminan keberadaan sapi bali sebagai hewan ternak yang perlu dilestarikan dan dijaga kemurniannya.

Raperda ini menghormati hak-hak anggota masyarakat untuk memiliki, memelihara, dan memanfaatkan nilai sosial ekonomi sapi bali.

Pemerintah provinsi berencana membeli sapi-sapi betina yang masih produktif untuk diberikan kepada kelompok-kelompok tani.

Peran kelompok tani yang tergabung dalan Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) juga penting menjaga keberadaan indukan sapi.

Di bawah Bali, yang konsumsinya rendah adalah Maluku (1,6 kg), Maluku Utara (1,5 kg), dan Sulawesi Barat (0,8 kg).

Soal lain, tentang daging impor, mestinya tak hanya sapi. Daging kanguru juga bisa dimasukkan ke Indonesia.

 

Di Australia, warganya didorong untuk lebih banyak makan daging kanguru.

Hal itu untuk mengurangi populasi kanguru, karena sekarang sudah 50 juta ekor, dua kalinya penduduk.

April lalu, saat mempromosikan kuliner pedalaman negerinya, Kedutaan Besar Australia di Jakarta memperkenalkan steak daging kanguru.

Dua bulan sebelumnya, ketika Presiden Joko Widodo akan bertandang ke Negeri Kanguru, anak-anak Australia di Indonesia mengusulkan kepada Jokowi untuk makan pai kanguru.

 

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Dewi
PENGOREKSI BAHASA : Nayla
DESAIN GAMBAR : Latifah

 

 

 

 

 

 

 

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.