Peneliti Indonesia

Resep Masker Wajah Buatan Rumah

Resep Masker Wajah Buatan Rumah

Resep Masker Wajah Buatan Rumah



Resep Masker Wajah Buatan Rumah



 

W ajah putih, cerah, dan bersinar masih jadi salah satu hal yang diinginkan oleh banyak perempuan. Makanya, nggak heran jika berbagai cara pun dilakukan. Mulai dari menggunakan produk skincare yang tepat, melakukan eksfoliasi pada wajah, bahkan mungkin melakukan perawatan ke klinik kecantikan.

Tapi, selain cara-cara yang tadi disebutkan, ada hal lain yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan wajah impianmu lho, yaitu dengan cara menggunakan masker wajah alami yang gunanya untuk memutihkan dan mencerahkan wajah mu. Lalu apa saja bahannya?

Baca juga: Kehidupan dan cinta Albert Einstein



Masker Alpukat

Selain dapat melembapkan kulit, kandungan vitamin A yang terdapat dalam alpukat dapat mengangkat sel kulit mati sehingga dapat membuat wajah terlihat bersih dan cerah. Ambil satu buah alpukat yang telah dihancurkan dan campur dengan susu secukupnya. Aplikasikan pada wajah yang telah dibersihkan dan diamkan selama 15-20 menit. Bilas dengan air hangat.

Masker Pepaya

Enzim papain di dalam pepaya dapat mempercepat regenerasi kulit. Selain itu, vitamin A,C, dan E di pepaya akan menutrisi wajah sehingga lebih halus. Hancurkan pepaya hingga halus lalu diamkan pada wajah selama 20-30 menit. Lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal yah.

Baca juga: Terapi obat untuk gangguan penggunaan alkohol

Masker Kunyit

Bahan dapur yang satu ini juga ampuh dalam membuat wajah jadu mulus dan terlihat cerah lho. Haluskan kunyit lalu campur dengan madu hingga membentuk pasta. Gunakan sebagai masker selama 20 menit. Pakai masker ini sebanyak dua hingga tiga kali seminggu. Kamu pasti akan kagum dengan hasilnya.

Baca juga: Bahayanya Makan Gurita Hidup

Masker Tomat

Resep Masker Wajah Buatan Rumah
Resep Masker Wajah Buatan Rumah

Likopen yang ada dalam tomat dikenal dengan manfaatnya yang dapat membuat wajah mampu menangkal radikal bebas sehingga wajah jadi cerah berseri. Tumbuk tomat hingga halus. Aplikasikan pada wajah. Kamu juga menjadikan tomat sebagai jus. Lalu, tempelkan kapas yang telah dibasahi jus tomat itu dan tempelkan pada seluruh wajah.

Masker Kentang

Kandungan mineral yang ada pada kentang dapat memperlambat penuaan dini dan membantu regenerasi kulit. Antioksidan alami pada kentang juga dapat menyamarkan nida hitam yang ada di wajah. Cukup tumbuk kentang hingga halus lalu aplikasikan pada wajah. Kamu juga bisa merebus kentang dan menghancurkannya lalu campur dengan susu untuk hasil yang maksimal.

Masker Ketimun

Nggak hanya bisa menyegarkan wajah, masker timun juga dapat membuat wajah jadi lebih cerah. Selain itu, timun mampu menghambat pigmentasi kulit dan menghilangkan lingkar hitam ada mata. Cukup iris timun secara tipis. Lalu, tempelkan irisan tersebut pada wajah. Gunakan tiga kali seminggu agar kamu bisa melihat hasilnya.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Afif
PENGOREKSI BAHASA : Susi
DESAIN GAMBAR : Farriz

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (25,194)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (22,091)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (15,475)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (11,463)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (9,557)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.