Peneliti Indonesia

Lensa psikologi Tentang Kecemasan

Lensa psikologi Tentang Kecemasan

Lensa psikologi Tentang Kecemasan



Apakah Anda menghindari beberapa kegiatan sehari-hari karena hal itu menyebabkan Anda cemas? Apakah kekhawatiran Anda mengganggu pekerjaan atau tanggung jawab keluarga Anda?
Kecemasan adalah reaksi alami terhadap stres, yang dapat bermanfaat dalam beberapa kasus, karena mengingatkan kita pada risiko dan membantu kita mempersiapkan dan merawat.
Gangguan kecemasan berbeda dari perasaan gugup atau kecemasan yang normal, karena merupakan salah satu gangguan mental yang paling umum, dan mempengaruhi sekitar 30% orang dewasa di beberapa titik dalam kehidupan mereka. Penyebab gangguan kecemasan tidak diketahui pada saat ini, tetapi mereka cenderung melibatkan berbagai faktor, termasuk genetik, lingkungan, psikologis, dan perkembangan.



Lensa psikologi Tentang Kecemasan

Baca Juga: Terapi obat untuk gangguan penggunaan alkohol
Apa jenis utama gangguan kecemasan?


1- Gangguan kecemasan umum:
Orang dengan kelainan ini mengkhawatirkan sejumlah masalah, seperti masalah kesehatan atau keuangan.
2- Gangguan panik:
Ini adalah serangan panik yang sering atau serangan panik, sering terjadi secara tiba-tiba, tanpa peringatan.
3- Fobia:
Kekhawatiran parah tentang hal-hal tertentu (seperti laba-laba atau terbang).

Baca Juga:  Seperti apa rasanya terbakar sampai mati
4- Gangguan kecemasan sosial:
Orang dengan gangguan ini takut akan situasi sosial yang mungkin membuat mereka malu.
5- Gangguan obsesif-kompulsif:
Ini adalah serangkaian perasaan dan pikiran yang tidak dapat dikendalikan secara terus-menerus, seperti mencuci tangan secara kompulsif sebagai respons terhadap ketakutan terhadap kuman.
6- (Gangguan stres pasca-trauma – PTSD):
Gangguan stres pasca-trauma, yang dapat terjadi setelah trauma fisik atau emosional yang parah, seperti bencana alam atau kecelakaan serius (kejahatan).

Baca Juga: Menghirup cokelat sebagai pengganti minuman keras
Adapun beberapa gejala umum yang umum pada gangguan sebelumnya:
Panik, ketakutan, ketidaknyamanan, masalah tidur dan ketidakmampuan untuk tetap tenang, selain itu kita mungkin melihat keringat, mati rasa atau sensasi kesemutan, serta sesak napas, jantung berdebar-debar, mulut kering kadang-kadang, mual, ketegangan otot dan pusing juga.



Untuk mengurangi kecemasan dan mengelola gejalanya, berikut adalah beberapa tips:
– Berkomunikasi dengan orang lain.
– Berlatih teknik relaksasi secara teratur, seperti meditasi.
– Berolah raga secara teratur setidaknya selama 30 menit.
– Berlatih berjalan, berenang, seni bela diri atau menari.
– Tidur yang cukup.

Lensa psikologi Tentang Kecemasan

Baca Juga: Tubuh dinista kanker datang
Namun, kapan mencari bantuan profesional untuk gejala kecemasan?


Jika serangan kecemasan menjadi sangat parah sehingga menyebabkan kesusahan atau mengganggu rutinitas harian Anda, penting di sini untuk mencari bantuan profesional. Anda juga harus mencari bantuan dari dokter Anda untuk memverifikasi dan memastikan bahwa kecemasan Anda tidak disebabkan oleh kondisi medis, seperti masalah tiroid, hipoglikemia, atau asma.
Dan ingat bahwa tidak semua orang yang merasa sangat cemas menderita gangguan kecemasan, Anda mungkin merasa cemas karena jadwal yang penuh stres, kurang olahraga atau tidur, atau karena stres di rumah atau di tempat kerja, atau bahkan karena Anda mengonsumsi banyak kafein.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Afif
PENGOREKSI BAHASA : Susi
DESAIN GAMBAR : Farriz

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.