Peneliti Indonesia

Ikan Lamprey, Ikan yang Sangat Berbahaya

Lamprey berlendir, ikan seperti belut parasit, satu dari dua spesies vertebrata yang ada yang tidak memiliki rahang.

P andangan sisi dari lamprey gut, menunjukkan banyak neuron serotonergik besar (hijau) yang duduk di sisi usus. Neuron usus ini matang dan berkembang.

Lamprey berlendir, ikan seperti belut parasit, satu dari dua spesies vertebrata yang ada yang tidak memiliki rahang.

Sementara banyak yang akan dipecat oleh makhluk-makhluk ini, lamprey sangat menarik bagi para ahli biologi karena mereka begitu primitif,

Mempertahankan banyak karakteristik yang mirip dengan nenek moyang mereka dan dengan demikian menawarkan jawaban atas beberapa pertanyaan evolusioner terbesar di dunia.

Sekarang, dengan mempelajari lamprey, para periset Caltech telah menemukan mekanisme tak terduga untuk evolusi neuron dari sistem saraf perifer, saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang.

Pekerjaan itu dilakukan di laboratorium Marianne Bronner, Profesor Biologi Albert Billings Ruddock di Caltech, dan muncul dalam sebuah makalah dalam jurnal Nature edisi 20 Maret.

Selama lebih dari satu dekade, kelompok Bronner telah mempelajari lamprey karena wawasan unik yang mereka tawarkan ke dalam evolusi vertebrata, dan terutama evolusi struktur baru seperti rahang.

Laboratoriumnya di Caltech mempertahankan salah satu dari sedikit populasi laboratorium lamprey di dunia.

Bronner sangat tertarik pada bagaimana lamprey membandingkan dengan vertebrata lainnya dalam evolusi neuron ususnya.

Neuron ini mengendalikan pergerakan otot untuk pencernaan dan mengelola aspek fisiologi usus lainnya, seperti sekresi dan keseimbangan air.

“Kami tertarik pada asal mula neuron usus lamprey karena pada vertebrata lain mereka muncul dari jenis sel embrio tertentu, yang disebut sel-sel puncak saraf,”

Ikan ini termasuk ikan yang berbahaya

Kata Stephen Green, sarjana postdoctoral dalam biologi dan teknik biologi dan penulis pertama di atas kertas.

“Kami tahu bahwa lamprey memiliki banyak jenis sel-sel puncak saraf, tapi kami hanya tahu sedikit tentang sel mana yang menghasilkan neuron usus.”

Sel-sel puncak syaraf adalah jenis sel induk; Selama perkembangan embrionik vertebrata,

mereka akhirnya berdiferensiasi menjadi sel khusus seperti sel kerangka wajah atau yang menciptakan sel pigmen.

Secara khusus, populasi yang disebut sel saraf neural crest diketahui menjadi neuron usus.

Tapi Bronner dan timnya memperhatikan bahwa sementara lamprey dewasa memiliki neuron usus seperti vertebrata lainnya, embrio lamprey kekurangan sel-sel vagal ini.

 

Baca Juga tentang Artikel Ikan yang Berbahaya

Ikan Lepu (Lion Fish) Menaklukan Wilayah Baru

 

“Lamprey dewasa memiliki neuron usus, tapi kami tidak dapat menemukan sel prekursor vagal,” kata Bronner. “Jadi, dari mana asal neuron usus?”

Untuk mengetahui, tim menarik inspirasi dari penelitian tikus yang, karena mutasi, kekurangan sel-sel puncak saraf vagal.

Tikus melakukannya, bagaimanapun, memiliki sejumlah kecil neuron usus dari sumber tak terduga – sel yang disebut prekursor sel Schwann (SCPs).

SCP ada di sepanjang saraf yang mengalir dari tulang belakang ke berbagai bagian tubuh.

Sel-sel ini diketahui berkembang menjadi sel Schwann, yang membentuk penghalang pelindung di sekitar saraf.

Bronner dan timnya dengan fluorescently menandai sel-sel ini di embrio lamprey dan menemukan bahwa, selama perkembangan,

sel-sel bermigrasi dari tulang belakang ke usus.

Benar saja, beberapa dari SCPs ini berkembang menjadi neuron usus.

“Temuan kami menunjukkan bahwa neuron usus pada vertebrata purba mungkin berasal terutama dari SCPs,

dan bahwa neuron usus asli ini kemudian kalah jumlah oleh neuron yang muncul dari sel-sel puncak saraf vagal,” kata Green.

“Lamprey memiliki keberanian yang relatif sederhana, tanpa perulangan dan sedikit neuron total.

Kami menduga bahwa sel-sel puncak saraf vagal mungkin penting untuk usus yang lebih rumit dari vertebrata yang lebih tinggi seperti tikus dan manusia.”

Makalah ini berjudul “Asal usul evolusi purba neuron enterik vertebrata dari puncak saraf yang diturunkan dari trunk.”

 

SUMBER 

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Haikal
PENGOREKSI BAHASA : Nayla
DESAIN GAMBAR : Latifah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 Komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (29,682)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (26,903)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (17,444)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (15,006)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (14,714)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.