Peneliti Indonesia

Hewan Pelari Tercepat Di Dunia

Dalam sebuah ekosistem terdapat rantai makanan, dimana kesemua perannya memiliki hubungan yang erat bagi kelangsungan hidup dari penghuni eksosistem tersebut.

D alam sebuah ekosistem terdapat rantai makanan, dimana kesemua perannya memiliki hubungan yang erat bagi kelangsungan hidup dari penghuni eksosistem tersebut. Hewan apakah yang berlari paling cepat? Jawabannya adalah cheetah. Ya, hewan ini mampu berlari hingga 120 km/jam! Wow, bahkan mungkin kecepatan kamu saat mengendarai mobil atau motor kesayanganmu tidak pernah mencapai angka itu. Dengan kecepatan sedemikian fantastis, cheetah sangat mudah untuk memburu mangsanya. Hmm sebenarnya apa sih rahasia cheetah sampai ia bisa berlari sangat cepat?

Mengejar Buruannya
Kecepatan lari cheetah ternyata sangat didukung oleh bentuk badan cheetah itu sendiri. Badannya yang ringan dan lentur menyebabkan cheetah sangat lincah karena tidak banyak beban yang diangkat. Ukuran kepalanya yang kecil, tulang rusuk yang cenderung lurus dan panjang, serta kakinya yang tipis itu sangatlah aerodinamis, sehingga tidak begitu menghambat aliran udara.

Kuku cheetah yang tetap di luar saat berlari (tidak seperti kucing yang bisa memasukkan kukunya) membuatnya mudah mencengkeram. Meski demikian, cheetah juga punya tenaga yang terbatas. Setelah berlari sangat cepat dalam waktu yang cukup lama, umumnya cheetah butuh 30 menit untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

Namun, kemampuan berlari ini tidak serta merta membuat cheetah menjadi jagoan di berbagai hal. Pada saat masih bayi, sang induk tetap harus mengajarkan mereka untuk berburu. Kemudian mereka pun mulai belajar untuk berburu makanan sendiri dengan didampingi induk mereka. Sampai akhirnya ketika mereka berumur sekitar dua tahun, mereka dianggap sudah mampu hidup sendiri dan dilepas oleh induknya.

Saat ini cheetah masih dapat ditemui di berbagai belahan dunia, terutama di Afrika. Namun, populasinya makin sedikit, bahkan tidak jarang ahli yang menilai bahwa cheetah sudah di ambang kepunahan. Hal ini juga disebabkan oleh kurangnya kemampuan yang dimiliki cheetah untuk dapat bertahan hidup. Wah, sayang sekali ya. Untuk itulah kita perlu menjaga keberadaan mereka dengan tidak memburu mereka dan menjaga alam bebas yang menjadi rumah mereka.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Adelia
PENGOREKSI BAHASA : Nayla
DESAIN GAMBAR : latifah

 

 

 

 

 

 

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (29,015)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (25,961)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (17,015)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (14,319)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (13,222)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.