Peneliti Indonesia

Hewan Mungil ini Berbaju Zirah Logam Alumunium

Hewan Mungil ini Berbaju Zirah Logam Alumunium

Hewan Mungil ini Berbaju Zirah Logam Alumunium

 





Amphipoda — krustasea kecil berbentuk seperti udang di sebagian besar ekosistem perairan — mulai berantakan begitu mencapai kedalaman 4.500 meter. Di sana, kombinasi tekanan yang menghancurkan, suhu rendah, dan keasaman yang lebih tinggi menyebabkan kalsium karbonat dalam exoskeletons mereka larut, membuat mereka rentan terhadap tekanan dan predator. Sekarang, para ilmuwan telah menemukan bagaimana satu spesies, Hirondellea gigas, dapat bertahan hidup di bagian terdalam samudera: dengan baju pelindung dari aluminium.

Baca Juga: Menghirup Bubuk Cokelat Pengganti Minuman Keras

Para peneliti pertama-tama menganalisis spesimen H. gigas yang ditemukan di dasar Challenger Deep, lebih dari 10.000 meter di bawah permukaan laut. Mereka menemukan bahwa amphipod ekstrem ini membangun baju pelindung pribadi — lapisan gel aluminium hidroksida yang menutupi permukaan exoskeletonnya. Tetapi aluminium tidak berlimpah di air laut, membuatnya sulit untuk didapat sebagai bahan bangunan. Namun demikian, sedimen laut berlimpah.

Hewan Mungil ini Berbaju Zirah Logam Alumunium

Baca Juga: Jahe cabai bisa bekerja sama untuk menurunkan risiko kanker



Untuk mengetahui bagaimana H. gigas mengakses aluminiumnya, tim mengekspos sedimen dari Challenger Deep — yang kemungkinan ditelan oleh krustasea saat makan — ke bahan kimia di ususnya. Dalam lingkungan asam itu, produk sampingan dari tanaman dalam makanan khasnya bereaksi dengan endapan yang kaya logam untuk membebaskan ion aluminium. Ketika ion-ion aluminium ini dilepaskan ke air laut alkali, mereka berubah menjadi gel aluminium hidroksida pelindung.

Baca Juga: Tips untuk Mencegah Jerawat

Armor aluminium tampaknya menghilangkan stres dari tekanan laut dalam dan mencegah exoskeleton amphipod dari pencucian kalsium karbonat dan disintegrasi. Berkat temuan ini, para ilmuwan selangkah lebih dekat untuk memahami bagaimana mungkin untuk bertahan hidup di salah satu lingkungan paling keras di dunia.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Afif
PENGOREKSI BAHASA : Susi
DESAIN GAMBAR : Farriz

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (25,196)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (22,091)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (15,475)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (11,464)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (9,557)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.