Peneliti Indonesia

Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?

Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?

Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?



Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?



 

D inosaurus mendominasi Bumi selama lebih dari 140 juta tahun sebelum masa pemerintahannya berakhir oleh dampak asteroid kolosal. Mungkinkah membawa reptil yang sudah lama hilang ini dari kematian dan, jika kita bisa, akankah kita benar-benar menginginkannya?

Gagasan bahwa makhluk-makhluk purba itu kembali hidup mungkin menyenangkan sekaligus menakutkan. Terlebih jika kita melihat ukurannya yang begitu besar.  Dalam kehidupan nyata, banyak ahli yang juga tertarik pada ide ini. Sayangnya, beberapa ahli menegaskan bahwa hal itu sulit diwujudkan. Salah satu yang berpendapat seperti itu adalah Susie Maidment, ahli paleontologi vertebrta di Museum Sejarah Alam London.

 



Maidment menegaskan bahwa untuk menghidupkan kembali dinosaurus para ahli harus punya DNA. Sayangnya, DNA ini tidak terdapat di fosil tulang maupun nyamuk yang hidup zaman Jurassic. “Kami memiliki nyamuk dan lalat yang menggigit sejak zaman dinosaurus, dan mereka benar-benar terawetkan dalam damar,” kata Maidment dikutip dari Live Science. “Tapi ketika damar mengawetkan benda, ia cenderung hanya melindungi kulit, bukan jaringan lunak.

Baca juga: Apakah belatung berbahaya?

Jadi, Anda tidak mendapatkan darah yang terawetkan dalam nyamuk di damar itu,” imbuhnya. Para peneliti sebenarnya telah menemukan pembuluh darah dan kolagen dalam fosil dinosaurus. Sayangnya, komponen ini tidak memiliki DNA dinosaurus yang sebenarnya.

 

Berbeda dengan kolagen atau protein lain, DNA sangat rapuh dan sensitif terhadap sinar matahari serta air. Sebagai informasi, DNA tertua yang diketahui saat ini berusia 1 juta tahun. Padahal, dinosaurus punah sekitar 66 juta tahun lalu. “Walaupun kami memiliki darah yang tampaknya berasal dari nyamuk 50 juta tahun lalu, kami belum menemukan DNA. Untuk merekonstruksi sesuatu, kami membutuhkan DNA,” tegas Maidment.

Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?
Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?

Evolusi Namun, pendapatsedikit berbeda diungkapkan oleh Jaman Nasir, ahli genetika di University of Northampton di Inggris. Menurut Nasir, ada satu hal yang tidak boleh dikesampingkan dalam hidupnya kembali dinosaurus, yaitu evolusi. Nasir mengungkapkan evolusi bukanlah sesuatu yang tetap dan bisa direncanakan.

Baca juga: Indonesia di antara negara yang rendah stres di dunia

“Evolusi sebagian besar bersifat stokastik (bersifat acak), dan evolusi tidak selalu harus bergerak maju, ia bisa memiliki banyak arah,” kata Nasir. “Saya berpendapat bahwa kembali ke dinosaurus lebih mungkin terjadi akibat evolusi berbalik, karena blok bangunan sudah ada di sana,” sambungnya. Meski begitu, dinosaurus tidak bisa berjaya kembali begitu saja. Nasir menegaskan bahwa kondisi harus tetapt untuk dinosaurus muncul kembali. “Jelas, orang dapat membayangkan pandemi virus yang dapat mengganggu genom kita, fisiologi dan perilaku kita di luar kendali,” ujar Nasir.
Pandemi inilah yang mungkin pada gilirannya dapat menciptakan kondisi tepat bagi evolusi untuk menghidupkan kembali reptil purba. Namun, meskipun evolusi tak punya arah khusus, satu hal yang kita tahu adalah belum ada hewan yang sama berevolusi lagi. “Kita bisa melihat binatang yang terikat erat menempati ceruk ekologi sama, misalnya ichthyosaurus atau reptil laut dengan moncong runcing mirip luba-lumba,” kata Maidment. “Hari ini kita melihat lumba-lumba, dan mereka mungkin menempati ceruk ekologis yang sama.

Baca juga: Ternak dan Rumput Laut

Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?
Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?

Tapi kita tidak akan menggambarkan lumba-lumba sebagai ichthyosaurus karena keduanya memiliki karakteristik anatomi berbeda,” tegasnya. Bumi Berubah Selain itu, Maidment mengungkapkan kemustahilan lain untuk menghidupkan kembali dinosaurus adalah bumi yang telah berubah. “Seekor hewan yang mati secara alami, mungkin 150 juta tahun lalu, tidak akan mengenali apa pun di dunia ini jika Anda menghidupkannya kembali,” ucap Maidment. Dia menegaskan bahwa mungkin yang terbaik adalah membiarkan dinosaurus tetap hanya sekedar fosil saat ini.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Afif
PENGOREKSI BAHASA : Susi
DESAIN GAMBAR : Farriz

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (27,523)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (24,288)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (16,340)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (12,990)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (11,652)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.