Peneliti Indonesia

Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?

Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?

Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?



M elihat seekor kecoak membuat setiap orang ngeri. Takut serangan kecoak di dalam tembok. Khawatir rumah akan kotor karena mereka. Khawatir kecoak akan berkeliaran di wajah kami di malam hari atau di bawah kegelapan, memakan flek pasta gigi dari sikat gigi kami. pernahkah kalian berpikir apa fungsi mereka di dunia ini?



Jangan salah. Keberadaan mereka sangat penting dan akan membuatmu berpikir dua kali untuk mengharapkan kemusnahan mereka. Apa saja memangnya? Berikut penjelasannya.

Merupakan sumber makanan bagi hewan-hewan lain

Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?
Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?

Kecoak merupakan sumber protein dan nutrisi penting untuk beberapa hewan, seperti katak, burung, kadal, dan hewan-hewan pemakan serangga lainnya. Biarpun ketidakhadiran kecoak di muka bumi tidak akan membuat hewan-hewan tersebut punah, Srini Kambhampati, seorang profesor dan Kepala Departemen Biologi Universitas Texas, menerangkan dalam laporan Live Science bahwa hal tersebut tetap akan menurunkan angka populasinya.

Menurunnya angka populasi hewan-hewan tersebut nantinya akan berdampak pada predator lebih besar yang memangsa mereka. Secara tidak langsung, ketidakhadiran kecoak akan mengganggu rantai makanan.



Kotoran kecoak mengandung nitrogen yang dibutuhkan tanaman
Kambhampati selanjutnya menerangkan bahwa kotoran kecoak mengandung nitrogen yang mereka dapat dari mengonsumsi bahan organik membusuk. Nitrogen ini sangat vital dalam siklus kehidupan tanaman. Ketika kotoran kecoak jatuh dan menyatu dengan tanah, tanaman akan menyerap nitrogen yang terkandung di dalamnya.

Siklus kehidupan tanaman yang terganggu akan selanjutnya mengganggu siklus kehidupan hewan yang hidup dari memakan tanaman. Ketidakhadiran kecoak memiliki dampak besar pada keberlangsungan hidup hutan, sekaligus makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.

Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?
Bagaimana Jika Tidak Ada Kecoak?

Menginspirasi peneliti dalam menciptakan prostetik dan robot
The Rainforest Site pada situsnya menyebutkan bahwa kaki kecoak sangatlah efisien. Bentuk dan fungsinya telah dipelajari para peneliti untuk mengembangkan prostetik dan robot.

Radio publik WNYC mengabarkan beberapa lulusan Universitas Pennsylvania melakukan penelitian menggunakan kaki kecoak untuk pengembangan prostetik. Hasil penelitian ini tentunya akan berguna bagi pengguna prostetik ke depannya.
Menginspirasi para peneliti menciptakan obat antibiotik yang ampuh

Utne menginformasikan pada situsnya bahwa otak kecoak mengandung sembilan molekul antibiotik yang melindungi mereka dari bakteri-bakteri berbahaya. Beberapa penelitian menemukan bahwa antibiotik di dalam otak kecoak cukup ampuh melawan bakteri E. Coli dan bakteri MRSA yang dikenal dapat menyebabkan infeksi parah dan sulit ditangani.

Hasil penelitian ini diharapkan bisa membantu para peneliti untuk mengembangkan obat antibiotik yang ampuh melawan bakteri-bakteri berbahaya bagi manusia. Sehingga manusia yang terinfeksi bakteri berbahaya tertentu dapat sembuh dan pulih dari kondisinya.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Afif
PENGOREKSI BAHASA : Susi
DESAIN GAMBAR : Farriz

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (27,466)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (24,234)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (16,317)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (12,949)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (11,539)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.