Peneliti Indonesia

7 Penemuan Penting yang Disesali Penemunya

7 Penemuan Penting yang Disesali Penemunya

7 Penemuan Penting yang Disesali Penemunya

 





Semua orang pasti pernah menyesali apa yang diperbuatnya dan berakibat pada investasi yang buruk, keputusan yang salah, atau bahkan perilaku yang kurang baik. Namun beberapa orang seringkali terjebak dalam tindakan mereka yang memiliki konsekuensi yang jauh lebih besar, entah itu berakibat baik atau buruk.

Para ilmuwan biasanya memiliki sikap yang idealis dan tentunya paham betul dengan penemuan mereka. Terkadang mereka mengabaikan kemanusiaan karena penemuan itu tidak diharapkan karena cenderung jahat dan tidak manusiawi. Nah, berikut ini beberapa penemuan dari para ilmuwan yang akhirnya disesali.

1. Dinamit
Sangat ironis, peraih Nobel Perdamaian justru adalah penemu mesin perang mematikan, yakni dinamit. Alfred Nobel menciptakan dinamit dengan motivasi yang baik. Ia memiliki keyakinan jikalau menemukan senjata paling efektif, mungkin dia bisa mencegah terjadinya perang. Minatnya dalam merancang senjata sejalan dengan minatnya dalam mempromosikan perdamaian. Seperti banyak rekan-rekannya di akhir abad ke-19, Nobel menganggap penemuan ilmiahnya sebagai hal yang netral. Mereka yang menggunakan ciptaannya memikul tanggung jawab moral atas apa yang akan terjadi di masa depan.

7 Penemuan Penting yang Disesali Penemunya
7 Penemuan Penting yang Disesali Penemunya

Baca juga: Bisakah para ilmuwan menghidupkan kembali dinosaurus?



Namun penemuannya justru disalahgunakan oleh orang tak bertanggung jawab. Nobel melihat penemuannya digunakan dalam medan perang. Dia akhirnya menyadari kalau cita-citanya untuk mencegah terjadinya perang berakhir dengan mengerikan.

2. Semprotan merica
Kamran Loghman adalah anggota tim yang disewa oleh FBI pada tahun 1980-an untuk mengembangkan semprotan merica sebagai senjata. Seperti penemu senjata lainnya, ia memiliki harapan yang agak ideal tentang tujuan yang dimaksudkan.

Baca Juga: Mengapa Orang Bunuh Diri?

Loghman terkejut ketika ia melihat kreasinya digunakan untuk memprotes mahasiswa di University of California pada tahun 2011. Semprotan merica digunakan polisi atau tentara untuk meredam aksi seseorang atau kelompok tanpa harus menggunakan senjata mematikan. Sayangnya, ketika digunakan untuk melawan pengunjuk rasa, semprotan merica menjadi alat otoritas yang justru berujung pada penindasan. Dalam upaya untuk melawan penyalahgunaan penemuannya, Loghman sekarang bekerja untuk meningkatkan pedoman polisi dan pelatihan dalam penggunaan semprotan merica.

3. Fisi nuklir
Persamaan yang terkenal dari Albert Einstein yakni E = mc² yang akhirnya mencetuskan terciptanya bom nuklir.

Einstein yang seorang pasifis akhirnya harus menyesal. Namun dia tidak sendirian dalam penemuan bom nuklir itu. Pada awal Perang Dunia II, banyak yang percaya bahwa Jerman sedang menciptakan bom nuklir, dan dalam konteks itu Einstein mencantumkan namanya di sebuah surat yang ditunjukan untuk Presiden Roosevelt. Pada akhir perang, Jerman membuat sedikit kemajuan dengan penelitian nuklirnya, dan Einstein pun menyesali keterlibatannya.

4. AK-47

Sebagai senjata pilihan bagi pejuang kebebasan dan teroris selama hampir tiga perempat abad, AK-47 menjadi sumber masalah bagi Mikhail Kalashnikov. Kalashnikov merancang AK-47 pada akhir Perang Dunia II dengan harapan bisa membantu mempertahankan negaranya dari serangan. Sayangnya, senjata itu justru digunakan sebagai keuntungan karena banyak menghasilkan pendapatan bagi rezim Uni Soviet. Senjata itu akhirnya diproduksi massal dan menjadi senjata api paling mematikan abad ke-20.

Baca Juga: Bahayanya Makan Gurita Hidup

Kalashnikov adalah seorang Katolik yang taat beragama, dan mengenai pertanyaan tentang tanggung jawab moralnya atas darah yang ditumpahkan dari AK-47 sungguh sangat mengganggu dan mengguncang dirinya. Pada tahun 2010, ia menulis surat kepada Gereja Ortodoks Rusia untuk mencari solusi.

5. Labradoodle
Labradoodle adalah ciptaan Wally Conron, yang pada saat itu bekerja untuk Asosiasi Anjing Pemandu Kerajaan Australia. Asosiasi meminta anjing pemandu non-alergi untuk seorang wanita buta yang suaminya alergi terhadap anjing. Setelah beberapa tahun kemudian, Conron membawa Labradoodle untuk wanita buta, tetapi timbullah masalah baru. Meskipun pada awalnya ditentang oleh anjing persilangan, popularitas Labradoodle mulai meningkat dan permintaan membeludak, yang akhirnya memberi peluang bagi peternak untuk mengambil keuntungan.

Untuk mengimbangi permintaan pasar akan persilangan pudel, para peternak menciptakan anjing jenis baru dengan jumlah yang besar tanpa mempertimbangkan kompatibilitas, atau kesejahteraan hewan yang dihasilkan. Akhirnya banyak anjing persilangan yang dilahirkan dengan masalah kesehatan yang serius.

6. Ekstasi

Alexander Shulgin menciptakan bentuk ekstasi modern pada akhir 1970-an dan mengujinya pada dirinya sendiri. Dia kemudian menerbitkan sebuah makalah yang mempromosikan penggunaannya dalam psikoterapi, tetapi tidak butuh waktu lama bagi pil baru ini untuk keluar dari klinik kesehatan dan disalahgunakan. Publisitas negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaannya di pesta, klub, dan adegan rave yang menyebabkan ekstasi dilarang, justru malah semakin memperburuk keadaan.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Setelah Menelan Permen Karet?

Setelah obat itu dilarang, justru sebagian orang malah menciptakan pabrik pembuatan obat tersebut dan ekstasi diproduksi secara ilegal serta jauh lebih berbahaya daripada yang diciptakan Shulgin. Shulgin akhirnya menyesali apa yang terjadi, karena obat terapinya justru menjadi obat berbahaya dan dilarang.

7. Suntik mati
Eksekusi kematian yang dilakukan oleh regu tembak, kursi listrik, gantung, atau ruangan gas beracun adalah pilihan eksekusi yang tersedia di seluruh Amerika Serikat sepanjang tahun 1970-an. Jay Chapman, kepala pemeriksa medis untuk negara bagian Oklahoma, mengusulkan metode eksekusi alternatif yang melibatkan serangkaian suntikan obat.

Baca juga: Seperti apa rasanya terbakar sampai mati?

Menurutnya, metode eksekusi dapat dibuat lebih manusiawi, jumlah banding di pengadilan terhadap hukuman mati akan turun, dan terpidana akan menghabiskan lebih sedikit waktu dihukuman mati sebelum dieksekusi. Namun nyatanya tidak seperti itu. Masih membutuhkan bertahun-tahun naik banding melalui pengadilan sebelum eksekusi terjadi. Tapi Chapman menyesal pernah membuat penemuan ini.

Penemuan yang mereka ciptakan memang sangat berbahaya, tapi penyesalan mereka tentunya menjadi hal yang sangat berharga. Semoga penyesalan mereka menjadi pembelajaran bagi umat manusia agar lebih bijak menciptakan sesuatu.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Afif
PENGOREKSI BAHASA : Susi
DESAIN GAMBAR : Farriz

Tambahkan komentar

Most Viewed Posts

  • Kulit Tampak Kusam? Saatnya Melirik Acid Toner! (29,682)
    Bagi sebagian orang toner sangat penting karena membuat wajah menjadi lebih segar.
  • Bahaya Penyakit Myiasis! Belatung Hidup Ditubuh Anda (26,903)
    Penyakit myiasis itu adalah investasi larva lalat yang menyerang jaringan hidup tuannya, baik itu jaringan hidup atau mati.
  • Zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh (17,444)
    Makanan yang kita makan sehari-hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan untuk menjaga kesehatan. Kita memerlukan makanan yang mengandung nutrient dalam jumlah tepat dan seimbang.
  • 8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh (15,006)
    Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga.
  • Tabel Periodik Semua Unsur Kimia (14,714)
    Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan atau sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan model teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia.

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.