Peneliti Indonesia

Membersihkan Alga Dari Danau, Untuk Membuat Sepatu

S ebuah startup teknologi San Diego telah datang dengan cara inovatif untuk melawan ganggang merusak dan memurnikan air danau, sementara juga menempatkan ganggang yang dibuang untuk penggunaan yang baik: membuat sepatu.

Alga mekar adalah lapisan alga tebal yang menutupi permukaan air, tersedak oksigen untuk kehidupan laut lainnya dan membuat air tidak dapat diminum. Banyak hal yang berkontribusi terhadap mekar alga, mulai dari polusi dan limpasan pupuk hingga perubahan iklim yang meningkatkan suhu air.

Alga tumbuh dengan cepat bila memiliki banyak nutrisi, tapi tidak hidup lama. Lonjakan pertumbuhan, atau mekar, diikuti oleh konsentrasi tinggi alga mati dan sekarat yang bisa berubah menjadi beracun, mengakibatkan kematian massal kehidupan laut lainnya.

Jadi, semua dalam semua, mereka tidak baik. Enter Bloom , sebuah perusahaan yang berbasis di AS yang memanen ganggang alga ini untuk menciptakan busa yang bekerja sangat baik dalam membuat alas kaki.

Untuk memanfaatkan ganggang tersebut, Bloom menggunakan pemanen bergerak yang memompa air melalui alga-air berat, menambahkan koagulan tahan air untuk membuat ganggang alga bersama-sama. Gelembung udara mendorong gumpalan ini ke permukaan air di tangki panen, sehingga bisa dilepas. Air kemudian disaring dan dipompa kembali ke danau atau sungai yang berasal darinya.

Ganggang yang dipanen kemudian dibawa ke salah satu fasilitas Bloom, di mana mereka memeras semua air dan mengeringkannya dengan menggunakan proses bertenaga surya. Setelah dikeringkan, biomassa ganggang dikombinasikan dengan komponen lain untuk membuat polimer.

Saat ini, Bloom memiliki unit panen di Missippi, Alabama, dan di sekitar China, termasuk Danau Taihu, danau air tawar yang besar di dataran Delta Yangtze, yang terkenal dengan mimpinya yang ganggang. Danau ini seharusnya menyediakan sekitar 30 juta orang dengan air tawar, namun peraturan polusi rendah berarti ini merupakan sarang ganggang untuk ledakan algae. Pada tahun 2007, hampir sepertiga danau ditutupi dan pemerintah China harus menutup pengumpulan air karena tidak aman.

Bloom telah menggunakan unit panen mereka di sana selama dua tahun, mengeluarkan jutaan pon alga. Kini, mereka telah bekerja sama dengan perusahaan alas kaki berbasis di Inggris VivoBarefoot untuk membuat sepatu amfibi dengan menggunakan busa biomassa alga dari danau.

Sepatu amphibi Ultra III oleh Vivobarefoot X Bloom

Menurut kedua perusahaan tersebut, masing-masing sepasang sepatu akan membantu sirkulasi ulang 215 liter (57 galon) air bersih kembali ke habitat aslinya dan menghentikan sekitar 40 balon senilai CO 2 agar tidak dilepaskan ke atmosfer. Sepatu itu akan tersedia untuk dibeli musim panas ini.

“Kami sudah mendapatkan lebih banyak ganggang daripada yang kami butuhkan,” kata pendiri Bloom Rob Falken kepada Fast Company tahun lalu. “Di China, Danau Taihu bisa menghasilkan ganggang yang cukup bagi kita untuk menghasilkan sepasang sepatu untuk setiap pria, wanita, dan anak di planet ini.”

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Fitri
PENGOREKSI BAHASA : Nayla
DESAIN GAMBAR : Latifah

Tambahkan komentar

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.