Peneliti Indonesia

Larangan Penggunaan Sabun Cuci Muka

P residen Amerika Serikat Barack Obama melarang penggunaan sabun muka maupun badan, bahkan pasta gigi mengandung microbeads di negaranya.  Microbeads merupakan butiran plastik kecil yang kerap kita temukan dalam sabun muka untuk membersihkan pori-pori. Penggunaan microbeads ini dianggap merusak lingkungan. Sebab terbuat dari plastik, microbeads tidak larut dalam air dan menimbulkan ancaman bagi lingkungan.

Pelarangan penggunaan microbeads ini mulai diresmikan sejak Obama menandatangani RUU yang melarang penjualan dan pendistribusian produk yang mengandung benda itu. RUU ini ditujukan untuk menjaga saluran air negara itu agar tidak tersumbat.

Menurut penelitian, microbeads memberikan kontribusi yang besar dalam pencemaran laut. Para ahli mengatakan, walaupun berukuran sangat kecil, barang ini bisa saja mengancam lingkungan, terutama kehidupan laut. Di dalam lautan, microbeads sering dikira sebagai telur ikan, sehingga sering dimakan oleh ikan-ikan lainnya.

Yang lebih berbahaya, jika ikan atau hewan lainnya di laut tersebut kita makan, maka plastik tersebut bisa masuk ke dalam tubuh kita.

Bayangkan saja, dalam satu botol sabun cuci muka, ada sekitar 300.000 microbeads. Jika di jumlah dalam waktu satu tahun, microbeads yang terbuang ke laut bahkan mencapai 300 ton. Para peneliti di Universitas New York, mengatakan bahwa ada rata-rata 17.000 microbeads di setiap 1 kilometer persegi Danau Michigan. Universitas Oregon juga menerbitkan laporan bahwa ada 8 miliar microbeads setiap harinya menuju perairan di Amerika. Karena saking bahayanya microbeads untuk lingkungan, 9 negara telah melarang produk menggunakan microbeads. Di negara federal Amerika, RUU sudah disetujui oleh Presiden Obama dan akan melarang semua produk yang menggunakan microbeads dari plastik pada tahun 2017 nanti.

SUMBER

Partisipasi dalam persiapan Artikel ini :
PENERJEMAH : Ismail
PENGOREKSI ILMIAH : Aulia
PENGOREKSI BAHASA : Nayla
DESAIN GAMBAR : latifah

 

 

 

 

 

 

Tambahkan komentar

Follow us

Jangan malulah, hubungi. Kami senang bertemu dengan orang yang menarik dan mencari teman baru.